Berikut ini adalah wawancara Eksklusif Mbah Marijan, Sang Juru Kunci Gunung Merapi(Disingkat Mbah) dengan Reporter Salah Satu Televisi Swasta.
————————————
Reporter : "Mbah Marijan, Kalau tadi kita berbicara tentang Gunung Merapi. Kami mau bertanyasedikit tentang Piala Dunia. Menurut Mbah siapa yang bakal menjadi pemenang Piala Dunia 2006 ini ?"
Mbah : "Hmmm… pertanyaan yang sulit Cucuku.. Sebentar…saya kontak dulu dengan Jin setempat untuk mendapatkan Wangsit…" (Menutup Mata sambil membaca Mantra)
5 Menit Berlalu..Karena terlalu lama maka sang Reporter pun memanggilnya.
Reporter : "Mbah, bagaimana Mbah? Sebentar lagi sudah akan sesi Pariwara(iklan-red)
Sang Mbah masih menutup Mata dengan Iler sudah diujung bibir
Mbah : "Hah? Kenapa tadi Cucuku? Saya sempat tertidur 5 menit tadi, untung cucu bangunkan.." (Sang Mbah terkejut dari tidurnya)
Reporter : "Itu Mbah, Ramalan Pemenang Piala Dunia 2006.."(Kesal karena Mbah yang diwawancarainya pikun abis)
Mbah : "Oh iya.. iya.. Maaf2.. Tadi saya sudah kontak dengan Jin setempat, dia berkata bahwa Brazil akan menjadi pemenang lagi tahun ini…"
Reporter : "Wah tampaknya jin-nya Mbah yakin sekali…apakah Mbah menanyakan alasannya?"
Mbah : "Oh.. saya lupa menanyakannya.. sebentar saya kontak dia sekali lagi.."
Reporter : "Baik Mbah, tapi jangan tertidur lagi ya Mbah. "
Reporter : "Nah pemirsa sambil menunggu MBah Marijan menanyakan Jin Setempat, kita saksikan pariwara berikut"
—Iklan—
Anak 1 : Berapa Lapis?
Anak 2 : Ratusan
Anak 1 : Lebih
Anak 1 : Berapa Lapis?
Anak 2 : Ratusan
Anak 1 : Lebih
Anak 1 : Berapa Lapis?
Anak 2 : Ratusan
Anak 1 : Lebih
Suara Bapak2 : "Tango Memang Enak"
–End of Iklan
–Intro Rolls
Reporter : "Ya permirsa kita kembali lagi dalam Wawancara Ekslusif Mengenai -Piala Dunia di Mata Juru Kunci - bersama Mbah Marijan. "
Reporter : "Ya Mbah Marijan bagaimana kata Jin anda tadi? Apakah dia menjelaskan mengapa dia menyebut Brazil sebagai pemenang piala Dunia 2006"
Mbah : "Nah cucuku…(Menarik nafas sekali).. Penjelasannya akan sangat panjang sekali, Mbah pun sedikit2 bingung dengan penjelasannya Jin yang Mbah Kontak, karena kebetulan Jin tersebut menjelaskannya secara Matematika"
Reporter : "Maksud Loh? Ah… Maaf.. Maksud Mbah? Jadi ada Jin yang bisa matematika Mbah? Apa hubungannya Pemenang Piala Dunia dengan Matematika Mbah? Mbah tidak sedang pikun kan? atau mabuk ?"
Mbah : "Jaga mulutmu Cucuku, tidak baik mengatakan orang tua yang tidak2.. Dan jangan menghina Para Jin. Teman2 Jin Mbah terpelajar semua. Ada yang pengacara, Psikolog, Pemain DOTA, bahkan Ilmuwan."
Reporter : "Ah maaf.. tapi coba jelaskan Mbah apa kata Jin yang Mbah Kontak"
Mbah : "Nah begini kata Jin-nya…"
—Flash Back Mode—-
Mbah : "Om Jin, Mbah Reporternya nanya lagi, kenapa kwe bilang e Brazil yang menang?"
Jin : "Wong Edan Reporter e, Masi mau minta penjalasan juga, Gini… Di Piala Dunia ada angka Keramat yaitu 3964(Telung Sewu Songong atus Swidak Empat) Dibaca : Tiga Ratus Enam Puluh Empat.
Mbah : "Maen angka2 toh Jin? Jelasine alon2, entar susah jelasin ke reporter e"
Jin : "Ya..ya… biar kulanjutkan… Nah angka2 ini keramat betul karena -liat ini- coba kwe ingat2 kapan aja Brazil pernah menang di piala Dunia sebelum tahun 2000 an"
Mbah : "Mana ku ingat toh Jin, TV aja gak punya, tiap hari maen Gamelan sama menatap Gunung Merapi aja…"
Jin : "Duh…Mbah2 Modern sikit kenapa toh? Brazil pernah menang taon 1970 dan 1994 sebelum taon 2000. Nah kalo kedua angka itu ditambah jadi Piro Mbah? "
Mbah : "Gak lulus mate aku dulu Jin… Piye toh nanya2 sama orang gak lulus mate"
Jin : "Duh.. Piye toh mbah. Jumlah ne 3964, Mbah!"
Mbah : "Lah terus…"
Jin : "Nah terus taon kemenangan e Argentina sebelum taon 2000, taon 1986 dan 1978 sebelumnya. Nah kalo di Jumlahkan itu 3964 juga.. Nah tapi belum berakhir Kwe liat lagi taon kemenangan e Jerman sebelum taon 2000, taon 1974 dan taon 1990 kalo dijumlahkan lagi….."
Mbah : "3964…" (Si Embah dengan cepat menjawab dan merasa pintar..)
JIn : "Nah pinter toh Mbah…"
Mbah : "Nah lalu hubungan 3964 sama menangnya Brazil di taon 2006 apa Jin. Tak jelas kwe,entar pamor praktek ku nurun loh.. Cepat Jin, iklan Tango e dah mau habis…"
Jin : "Nah itu dia baru mau kuceritain.. Di Piala dunia terakhir yang menang kan Brazil. Itu tahun 2002. Nah kalo taon 3964 dikurangi 2002 piro Mbah ? "
Mbah : "3964 lagi ?"
Jin : "Duh.. Mampus aku Mbah.. Not Not gamelan aja yang ada diotak kwe, 3964 dikurangi 2002 itu hasil e 1962. Nah terus kita liat lagi taun 1962 yang menang sapa ?"
Mbah : "Brazil ya kayaknya Jin?"
Jin : "Nah itu dia… Brazil menang ditaon 2002, karena 3964 dikurang 2002 hasil e 1962 dimana Brazil menang juga. Jadi itu semacam Cross Reference. Uda ngerti blum Mbah? Aku pun buru2 mau ke Rapat PemeganG Saham Para Jin"
Mbah : "Hah? Kosiperen ? "
Jin : "Duh… iya2 Kosiperen.. Coba itung untuk yang 2006 e, Mbah."
Mbah : "Jadi 3964 kalo dikurangin ke 2006 hasil e(Mbah Berpikir keras)
…Bantu donk Jin!"
Jin : "1958, Mbah. Nah coba liat siapa pemenang Piala Dunia 1958"
Mbah : "Oh.. Brazil… Ngerti aku.. ngerti… Tapi susah mene jelasin ne..Makasih Jin, aku balek dulu ke ragaku"(Sang Juru Kunci kembali ke Badannya dengan Ajian Rogo Sukmo Lvl 99)
—End Of Flash Back—
Mbah : "Begitulah kira2…"
Reporter : "Wah Mbah.. menarik sekali penjelasannya… Sebenarnya kami sangat ingin berbicara lagi Mbah tapi sayang waktu terbatas. Sebelumnya, Terimakasih atas penjelasannya Mbah"
Mbah : "Sama-sama Cucuku."
Reporter : "Nah itulah tadi perbincangan Ekslusif dengan Mbah Marijan. Semoga apa yang diramalkan dapat bisa dijadikan acuan. Dan 30 Menit wawancara ini telah belangsung, kami harus undur diri dari hadapan anda. Sebelumnya kami ucapkan Terima Kasih. Selamat Malam."
–Credits Rolls–